PENGUATAN MODAL SOSIAL LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA BERBASIS INDIKATOR SDGs: MODEL PENGEMBANGAN DESA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI LOMBOK TIMUR.

Dr. Khirjan Nahdi, M.Hum., Khirjan and M. Zainul Asror, M.A, Zainul and Riyana Rizki Yuliatin, M.A, Yuliatin and Dede Prianto, Prianto and Siti Maria Ulfa, Ulfa and Nita Puspasari, Nita and Ayang Astari, Astari and M. Zainuddin Mubarok, Mubarok PENGUATAN MODAL SOSIAL LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA BERBASIS INDIKATOR SDGs: MODEL PENGEMBANGAN DESA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI LOMBOK TIMUR. -. (Submitted)

[img] Text (Laporan Akhir Riset Desa)
LAPORAN AKHIR RISET DESA - PENGUATAN MODAL SOSIAL LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA BERBASIS INDIKATOR SDGs_ MODEL PENGEMBANGAN DESA DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI LOMBOK TIMUR.pdf - Submitted Version

Download (11MB)

Abstract

Tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainability Development Goals/SDGs) yang merupakan agenda pembangunan global tahun 2030 menjadi komitmen semua negara di dunia, termasuk Indonesia. Untuk mendukuing tercapainya SDGs, pemerintah menggunakan strategi berjenjang dan sistematis mulai dari level pusat hingga tingkat desa. Proses pencapaian SDGs di desa salah satunya dengan melibatkan unsur Lembaga Kemasyarakatan Desa/LKD (Permendagri No. 18/2018). Efektivitas pencapaian program dan agenda SDGs yang melibatkan LKD tidak saja ditentukan berdasarkan indikator-indikator kuantitatif ketercapaian program, tetapi juga dibarengi indikator-indikator kualitatif yang menjadi common values antara masing-masing individu dan kelompok yang tergabung dalam lembaga penyelenggara pembangunan, termasuk LKD. Kajian ini menjadi strategis dan penting karena selain menghasilkan indikator-indikator pencapaian SDGs secara kuantitatif, juga menemukan sekaligus menawarkan berbagai bentuk dan struktur modal sosial yang menguatkan antaragen pembangunan. Tujuan khusus kajian ini: 1) menemukan data tentang indikator SDGs yang menjadi concern LKD; 2) menemukan jenis dan konstruksi modal sosial yang menjadi common values LKD dalam mengembangkan indikator SDGs; 3) mengimplementasikan model kebijakan akselerasi pencapaian indikator SDGs melalui penguatan modal sosial inter dan antar-LKD. Perumusan model kebijakan tersebut dilakukan melalui serangkaian aktivitas riset dengan menggunakan metodologi gabungan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data Focus Group Discussion dan wawancara mendalam. Luaran dari penelitian ini terdiri dari luaran wajib dan luaran tambahan. Luaran wajib berupa sebuah rancangan program MBKM dengan mengambil fokus pada kegiatan Bina Desa dengan kolaborasi Riset. Sedangkan luaran tambahan berupa artikel pada jurnal nasional dan internasional, buku ber-ISBN, HaKI, video, dan publikasi media massa.

Item Type: Other
Subjects: Sosial dan Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
Sosial dan Ekonomi > Fenomena Sosial
Divisions: Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Khirjan Nahdi
Date Deposited: 25 Oct 2025 22:42
Last Modified: 25 Oct 2025 22:42
URI: http://eprints.hamzanwadi.ac.id/id/eprint/5974

Actions (login required)

View Item View Item