BAENURI, ISAPALOLA (2025) ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM CERAMAH TUAN GURU BAJANG (TGB) DI MEDIA YOUTUBE: KAJIAN (SOSIOLINGUISTIK). undergraduate thesis, UNIVERSITAS HAMZANWADI.
|
Text
SKRIPSI LENGKAP_ISPALOLA.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Alih kode dan campur kode merupakan fenomena kebahasaan yang sering terjadi saat berkomunikasi, termasuk dalam menyampaikan pesan yang berkonteks keagamaan. Dalam hal ini, terdapat pada fenomena kebahasaan dalam ceramah Tuan Guru Bajang (TGB) di media YouTube. Dalam ceramahnya, Beliau selalu melakukan peralihan atau percampuran bahasa guna mencapai tujuan atau maksud yang ingin disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, makna, serta faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode dalam ceramah Tuan Guru Bajang (TGB) di media YouTube. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, atau klausa yang berasal dari ujaran ceramah Tuan Guru Bajang (TGB) yang mengandung penggunaan alih kode dan campur kode. Sumber data penelitian ini berupa tiga video ceramah Tuan Guru Bajang (TGB) yang dipilih dan ditetapkan sesuai dengan kebutuhan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik sadap dan teknik catat. Prosedur analisis data menggunakan langkah analisis yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan beberapa bentuk alih kode dan campur kode, dalam hal ini dapat dijabarkan keseluruhan data yang ditemukan yakni 32 data dengan penjabaran sebagai berikut. Adapun alih kode intern hanya 1 data, alih kode ekstern sebanyak 6 data. Sedangkan campur kode intern sebanyak 2 data, campur kode ektstern dengan unsur serapan berbentuk kata sebanyak 2 data, unsur serapan berbentuk frasa sebanyak 4 data, unsur serapan berbentuk klausa hanya 1 data, unsur serapan berbentuk ungkapan/idiom sebanyak 7 data, dan campur kode campuran sebanyak 10 data. Berdasarkan data tersebut, penggunaan alih kode dan campur kode dalam ceramah Tuan Guru Bajang (TGB) didominasi oleh penggunaan campur kode campuran, campur kode ekstern berbentuk ungkapan/idiom, dan alih kode ekstern. Fenomena ini terjadi sebagai akibat dari berbagai faktor, di antaranya faktor penutur, mitra tutur, topik pembicaraan, identifikasi peran, identifikasi identitas, dan keinginan untuk menjelaskan/menafsirkan. Kajian ini juga mengungkap fungsi dan makna yang terkandung dalam tuturan ceramah Tuan Guru Bajang (TGB). Fungsi alih kode dan campur kode dapat berupa fungsi keagamaan, edukatif, penegasan, retoris, identitas, otoritas, dan fungsi kesopanan. Sedangkan makna alih kode dan campur kode dapat berupa makna tersirat. Kata kunci: Sosiolinguistik, Alih kode, Campur kode
| Item Type: | Thesis (undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Bahasa dan Sastra > Bahasa Indonesia > Sosiolinguistik |
| Divisions: | Fakultas Bahasa, Seni, dan Humaniora > Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Mrs Zurriyatun Thayyibah |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 03:47 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 03:47 |
| URI: | http://eprints.hamzanwadi.ac.id/id/eprint/6217 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
