ANALISIS GEJALA TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL BUAH LABU SIAM (Sechium edule (Jacq.) Sw) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

HAMZAH, AZMI (2025) ANALISIS GEJALA TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL BUAH LABU SIAM (Sechium edule (Jacq.) Sw) TERHADAP TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus). undergraduate thesis, UNIVERSITAS HAMZANWADI.

[img] Text
ABSTRACT (4).pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (578kB)
[img] Text
ARTIKEL AZMI HAMZAH.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (996kB)
[img] Text
BAB I-III (2).pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (583kB)
[img] Text
SKRIPSI AZMI HAMZAH.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Toksisitas merupakan kemampuan suatu senyawa atau bahan kamia dalam menimbulkan kerusakan, efek berbahaya atau dampak negatif pada fungsi sistem biologis, salah satunya ialah organ hepar. Fungsi hepar begitu krusial melalui tahapan detoksifikasi, imunitas, serta metabolisme. Apabila hepar mengalami gangguan, maka organ yang lain pun akan ikut mengalami gangguan terhadap fungsinya, karena hepar merupakan organ pertama yang memperoses, mendetoksifikasi atau mengubah zat yang masuk ke dalam tubuh sebelum disebarkan ke bagian tubuh lainnya. Risiko toksisitas akibat pemakaian obat herbal telah menjadi salah satu topik penting di kalangan ilmuan. Buah labu siam dapat dimanfaatkan sebagai antihipertensi dan antidiabetes. Meskipun labu siam memiliki manfaat sebagai bahan obat, perlu dilakukan uji toksisitas untuk mengkonfirmasi keamanannya jika dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti bertujuan untuk melakukan Analisis Gejala Toksisitas Ekstrak Buah Labu Siam terhadap Tikus Putih menggunakan parameter perbedaan nilai SGOT dan SGPT. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif dengan desain ekperimental melalui rancangan Post test Only Control Grup Design. Penelitian ini terdiri dari kelompok kontrol negatif, perlakuan dosis 1 (0,25 g/kgBB), perlakuan dosis 2 (1 g/kgBB), perlakuan dosis 3 (5 g/kgBB) dan perlakuan dosis 4 (10 g/kgBB). Berdasarkan hasil uji analisis One-Way ANOVA yang dilanjutkan dengan analisis lanjutan Post Hoc dengan uji Tukey, menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kelompok kontrol negatif dengan kelompok perlakuan dosis 5 g/kgBB dan dosis 10 g/kgBB dengan nilai signifikansi p<0,05. Kesimpulan dari penelitian ini ialah ekstrak buah labu siam, dapat menimbulkan gejala toksisitas pada dosis 5 g/kgBB dan 10 g/kgBB berdasarkan nilai SGOT serta dosis 10 g/kgBB berdasarkan nilai SGPT selama 9 hari perlakuan. Kata Kunci: Buah Labu Siam, Toksisitas, SGOT, SGPT, Tikus

Item Type: Thesis (undergraduate)
Subjects: Sains > Farmasi
Divisions: Fakultas Kesehatan > Farmasi
Depositing User: Mrs Zohratul Hasanah
Date Deposited: 23 Jun 2026 02:44
Last Modified: 23 Jun 2026 02:44
URI: http://eprints.hamzanwadi.ac.id/id/eprint/6446

Actions (login required)

View Item View Item