ANJASARI, NINING WAHYU (2025) UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI FRAKSI DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DAN FRAKSI DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli. undergraduate thesis, UNIVERSITAS HAMZANWADI.
|
Text
ABSTRAK_NINING WAHYU ANJASARI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
|
Text
ARTIKEL_NINING WAHYU ANJASARI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
PROPOSAL_NINING WAHYU ANJASARI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text
SKRIPSI_NINING WAHYU ANJASARI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Infeksi merupakan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme, salah satunya bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli yang termasuk floral normal dalam tubuh manusia. Penggunaan antibiotik jangka panjang dapat menyebabkan resistensi, sehingga diperlukan alternatif pengobatan berbasis bahan alam yang mengandung senyawa antibakteri, seperti daun belimbing wuluh dan daun pepaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi fraksi etil asetat daun belimbing wuluh dan fraksi etil asetat daun pepaya serta menentukan perbandingan konsentrasi yang memberikan zona hambat paling besar terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 29213 dan Escherichia coli ATCC 25922. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium. Sampel diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%, kemudian difraksinasi dengan pelarut etil asetat. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan perbandingan konsentrasi 1:1; 1:2; 1:4; 2:3; 3:2; dan 3:4, kontrol positif kloramfenikol 30 µg, serta kontrol negatif pelarut etil asetat. Analisis statistik dilakukan dengan uji one way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perbandingan konsentrasi pada kombinasi fraksi etil asetat memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori lemah hingga sedang. Aktivitas antibakteri dengan zona hambat paling besar diperoleh pada perbandingan 3:4 yaitu sebesar 5,86 mm terhadap S. aureus dan 5,21 mm terhadap E. coli. Hasil uji one way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna pada masing-masing kelompok dengan nilai signifikansi <0,01 (p<0,05). Kata kunci : Antibakteri, Averrhoa bilimbi L., Carica papaya L., Staphylococcus aureus, Escherichia coli
| Item Type: | Thesis (undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sains > Farmasi |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > Farmasi |
| Depositing User: | Mrs Zohratul Hasanah |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 02:45 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 02:45 |
| URI: | http://eprints.hamzanwadi.ac.id/id/eprint/6484 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
