GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN LANSIA DI PUSKESMAS TERARA KABUPATEN LOMBOK TIMUR

MAHARANI, ANISA WITRIA (2024) GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN LANSIA DI PUSKESMAS TERARA KABUPATEN LOMBOK TIMUR. undergraduate thesis, UNIVERSITAS HAMZANWADI.

[img] Text
ARTIKEL ANISA WITRIA MAHARANI.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I-III (1).pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (340kB)
[img] Text
img20240824_09372318.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (337kB)
[img] Text
Skripsi ANISA WITRIA MAHARANI.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah masalah kesehatan yang sering ditemukan di masyarakat dan memiliki angka morbiditas yang paling tinggi di dunia. Karena prevalensinya yang terus meningkat, WHO mengklaim bahwa sekitar 1,4 miliar orang di seluruh dunia memiliki tekanan darah tinggi. Akibatnya, hipertensi sekarang menjadi masalah global. Obat hipertensi harus dikonsumsi secara teratur untuk mencapai target terapi. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan terhadap pengobatan hipertensi masih rendah. Dengan demikian, peneliti ingin mengetahui bagaimana kepatuhan pasien lanjut usia terhadap penggunaan obat antihipertensi. Penelitian potong lintang ini melibatkan semua pasien hipertensi di Puskesmas Terara yang menerima obat antihipertensi dengan rentang usia 45-74 tahun. Sampel penelitian ini terdiri dari semua orang yang diwawancarai dan kuisioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS 8) yang dimodifikasi ke dalam bahasa. Kriteria eksklusi penelitian ini adalah ketidakbersediaan mengikuti penelitian. Penelitian ini menggunakan perhitungan MMAS 8 masing-masing orang dan kemudian membagi mereka menjadi tiga kategori kepatuhan. Hasilnya menunjukkan bahwa 70 responden yang memenuhi kriteria inklusi termasuk dalam kategori sedang, dengan tingkat kepatuhan yang tinggi 20%, tingkat kepatuhan sedang 74,3%, dan tingkat kepatuhan rendah 5,7%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pasien lanjut usia di Puskesmas Terara yang minum obat antihipertensi berada dalam kategori sedang. Hal ini harus diperhatikan dan diperlukan perbaikan untuk mencegah berbagai komplikasi hipertensi. Kata kunci: kepatuhan minum obat, lansia, hipertensi

Item Type: Thesis (undergraduate)
Subjects: Sains > Farmasi
Divisions: Fakultas Kesehatan > Farmasi
Depositing User: Mrs Zohratul Hasanah
Date Deposited: 14 Jul 2026 02:56
Last Modified: 14 Jul 2026 02:56
URI: http://eprints.hamzanwadi.ac.id/id/eprint/6506

Actions (login required)

View Item View Item