Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Swamedikasi Obat Herbal pada Masyarakat di Kabupaten Lombok Timur

Ramadhan, Leny Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Swamedikasi Obat Herbal pada Masyarakat di Kabupaten Lombok Timur. Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Swamedikasi Obat Herbal pada Masyarakat di Kabupaten Lombok Timur. (Unpublished)

[img] Text (Artikel)
LENY RAMADHAN.docx
Restricted to Registered users only

Download (103kB)

Abstract

Penggunaan obat herbal secara mandiri merupakan salah satu bentuk swamedikasi yang banyak dilakukan masyarakat. Penggunaan obat herbal perlu didukung oleh pengetahuan, sikap, dan praktik yang tepat agar manfaat dapat diperoleh secara optimal dan risiko penggunaan yang tidak tepat dapat diminimalkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan praktik swamedikasi penggunaan obat herbal pada masyarakat di Kabupaten Lombok Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 99 responden yang menggunakan obat herbal. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup karakteristik responden, pengetahuan, sikap, dan praktik swamedikasi penggunaan obat herbal. Analisis data dilakukan secara univariat dengan menyajikan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia 20–35 tahun sebanyak 33 responden (33,3%), perempuan sebanyak 67 responden (67,7%), pendidikan SMA sebanyak 41 responden (41,4%), dan ibu rumah tangga sebanyak 41 responden (41,4%). Jenis obat herbal yang paling banyak digunakan adalah jamu sebanyak 85 responden (85,9%), dengan tujuan penggunaan terbanyak untuk mengatasi masuk angin sebanyak 22 responden (22,2%). Berdasarkan tingkat pengetahuan, sebanyak 46 responden (46,5%) berada dalam kategori baik, 35 responden (35,4%) kategori cukup, dan 18 responden (18,2%) kategori kurang. Seluruh responden memiliki sikap positif terhadap penggunaan obat herbal, yaitu sebanyak 99 responden (100%). Praktik swamedikasi sebagian besar berada dalam kategori baik, yaitu 69 responden (69,7%), sedangkan 27 responden (27,3%) berada dalam kategori cukup dan 3 responden (3,0%) dalam kategori kurang. Kesimpulan: Masyarakat di Kabupaten Lombok Timur yang menjadi responden penelitian memiliki pengetahuan yang sebagian besar berada dalam kategori baik, seluruh responden menunjukkan sikap positif, dan sebagian besar memiliki praktik swamedikasi obat herbal dalam kategori baik. Kata kunci: obat herbal, pengetahuan, sikap, praktik, swamedikasi, Kabupaten Lombok Timur.

Item Type: Article
Subjects: Sains > Farmasi
Divisions: Fakultas Kesehatan > Farmasi
Depositing User: Leny Ramadhan
Date Deposited: 08 Aug 2026 07:17
Last Modified: 08 Aug 2026 07:17
URI: http://eprints.hamzanwadi.ac.id/id/eprint/6616

Actions (login required)

View Item View Item