APRIANDI, LALU AGUNAWAN (2025) FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS SEDIAAN DEODORANT SPRAY EKSTRAK ETANOL DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis. undergraduate thesis, UNIVERSITAS HAMZANWADI.
|
Text
ABSTRACT (4).pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (328kB) |
|
|
Text
ARTIKEL LALU AGUNAWAN APRIANDI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (726kB) |
|
|
Text
BAB I-III (2).pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (528kB) |
|
|
Text
SKRIPSI LALU AGUNAWAN APRIANDI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (11MB) |
Abstract
ABSTRAK Bau badan merupakan masalah yang disebabkan oleh aktivitas bakteri, salah satunya Staphylococcus epidermidis. Penggunaan deodorant sintetis yang beredar luas dapat menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif berbahan alami. Daun asam jawa (Tamarindus indica L) diketahui mengandung flavonoid, saponin, dan tanin yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi sediaan deodorant spray ekstrak etanol daun asam jawa serta menguji aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus epidermidis. Metode penelitian menggunakan rancangan eksperimental laboratorium dengan teknik ekstraksi maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak kemudian diformulasikan dalam bentuk deodorant spray dengan variasi konsentrasi 25%, 30%, dan 35%. Evaluasi mutu fisik dilakukan meliputi uji organoleptis, kejernihan, homogenitas, dan pH. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran dengan mengukur diameter zona hambat, dilanjutkan dengan analisis statistik ANOVA dan uji Post Hoc LSD. Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung flavonoid, saponin, dan tanin. Evaluasi mutu fisik memperlihatkan seluruh formula stabil, homogen, dan memiliki pH dalam rentang normal kulit (4,5–7,0). Hasil uji antibakteri menunjukkan adanya aktivitas penghambatan dengan diameter zona hambat rata-rata sebesar 12,4 mm (25%), 14,8 mm (30%), dan 16,5 mm (35%). Analisis ANOVA menghasilkan p < 0,05, menandakan adanya perbedaan bermakna antar konsentrasi. Uji Post Hoc LSD menunjukkan konsentrasi 35% memberikan aktivitas antibakteri paling besar dan mendekati kontrol positif (klindamisin). Kata kunci: deodorant spray, daun asam jawa, Staphylococcus epidermidis, antibakteri, zona hambat
| Item Type: | Thesis (undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sains > Farmasi |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > Farmasi |
| Depositing User: | Mrs Zohratul Hasanah |
| Date Deposited: | 27 Jun 2026 02:51 |
| Last Modified: | 27 Jun 2026 02:51 |
| URI: | http://eprints.hamzanwadi.ac.id/id/eprint/6471 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
