FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK GEL FRAKSI AIR KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata) MENTAH TUA SEBAGAI SEDIAAN GEL ANTI ACNE

KANTONI, HERIK (2024) FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK GEL FRAKSI AIR KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminata) MENTAH TUA SEBAGAI SEDIAAN GEL ANTI ACNE. undergraduate thesis, UNIVERSITAS HAMZANWADI.

[img] Text
BAB I-III.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (552kB)
[img] Text
ARTIKEL HERIK KANTONI-FIX_093426.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
ABSTRACT.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Jerawat merupakan penyakit yang muncul karena penyumbatan pori-pori kulit sehingga menyebabkan peradangan pada kulit. Bakteri yang umum menginfeksi jerawat adalah Propionibacterium acne. Kulit pisang kepok merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan masyarakat di negara berkembang sebagai obat tradisional. peneliti membuat formulasi dalam bentuk sediaan gel. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui formulasi dan uji stabilitas fisik sediaan gel anti acne fraksi air kulit pisang kepok (musa acuminata) mentah tua. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan rancangan penelitian menggunakan posttest design. Hipotesa pada penelitian ini yaitu Uji stabilitas fisik pada formulasi gel anti acne fraksi air kulit pisang kepok (Musa Acuminata) memiliki stabilitas fisik yang baik/kurang baik, Formulasi gel ekstrak kulit pisang kapok terbagi menjadi tiga formula dengan konsentrasi zat aktif yang berbeda, yaitu formula I (10%), formula II (40%), formula III (60%) menggunakan kontrol positif gel Clindamycin. Evaluasi yang dilakukan meliputi uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji aktivitas antibakteri. Hasil penelitian ini didapatkan formulasi gel ekstrak kulit pisang kapok pada konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% memberikan zona hambat berturut-turut sebesar 10.02±0.05 mm, 11.28±0.13 mm, 12.38±0.02 mm dan 16.97±0.36 mm sedangkan kontrol negatif tidak menunjukan adanya zona hambat (0 ± 0). Kriteria zona hambat dengan kategori sedang untuk FI, FII, sedangkan FIII termasuk kategori kuat. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu formulasi gel ekstrak kulit pisang kapok mempunyai nilai pH, daya lekat, dan daya sebar yang baik dengan aktivitas antibakteri yang kuat. Kata kunci : Kulit pisang kepok, Propionibacterium acne, anti acne, gel

Item Type: Thesis (undergraduate)
Subjects: Sains > Farmasi
Divisions: Fakultas Kesehatan > Farmasi
Depositing User: Mrs Zohratul Hasanah
Date Deposited: 16 Jul 2026 06:46
Last Modified: 16 Jul 2026 06:46
URI: http://eprints.hamzanwadi.ac.id/id/eprint/6526

Actions (login required)

View Item View Item