AINI, RUDIMATUL (2024) POLA PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN PENYAKIT PENYERTA HIPERTENSI DI PUSKESMAS AIKMEL KABUPATEN LOMBOK TIMUR. undergraduate thesis, UNIVERSITAS HAMZANWADI.
|
Text
ABSTRACT.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text
ARTIKEL_RUDIMATUL_AINI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
|
Text
BAB I-III.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (308kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_RUDIMATUL_AINI.pdf - Submitted Version Restricted to Registered users only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kronik dengan karakteristik hiperglikemia yang diakibatkan oleh kelainan pada sekresi insulin. Penyakit ini adalah penyakit yang sering terjadi di Indonesia dan menempati peringkat ke 3 dengan prevalensi sebesar 11,3% untuk wilayah asia tenggara. Penyakit diabetes melitus jarang ditemukan dengan penyakit tunggal sehingga cenderung menimbulkan penyakit lainya seperti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pola penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan penyakit penyerta hipertensi di puskesmas aikmel kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data secara retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien. Sampel penelitian sebanyak 99 pasien, data yang disajikan dalam bentuk tabel dan persentase. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa obat antidiabetes yang digunakan pasien adalah penggunaan obat tunggal yaitu metformin (24,24%). Penggunaan obat kombinasi metformin dan glibenclamid sebanyak 54 orang, metformin dengan glimepirid sebanyak 14 orang, metformin dengan insulin sebanyak 7 orang dengan persentase keseluruhan yaitu 75,76%. Golongan obat antihipertensi yaitu golongan CCB Tunggal amlodipin (69,70%), golongan ARB tunggal candesartan (2,02%), golongan ACEI Tunggal captopril (14,14%), penggunaan kombinasi CCB dan ACEI (14,14%). Pola penggunaan obat yang paling banyak pola VI yaitu metformin glibenclamid dengan amlodipine sebanyak 43 orang sedangkan metformin glimepirid dengan amlodipine sebanyak 10 orang persentase keseluruhan yaitu 53,54%. Kesimpulan penelitian adalah Pola penggunaan obat pada pasien paling banyak menggunakan pola VI yaitu metformin glibenclamid dengan amlodipin sebanyak 43 orang dan metformin glimepirid dengan amlodipin sebanyak 10 orang persentase keseluruhan yaitu 53,54 %. Kata Kunci: Diabetes melitus tipe2, Hipertensi, Pola penggunaan obat, Puskesmas
| Item Type: | Thesis (undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sains > Farmasi |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > Farmasi |
| Depositing User: | Mrs Zohratul Hasanah |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 06:09 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 06:09 |
| URI: | http://eprints.hamzanwadi.ac.id/id/eprint/6555 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
